2019-10-23

Ciri Kanker Usus Pada Anak

SHARE

Salah satu jenis kanker usus yang biasa tumbuh pada anak-anak adalah kanker kolorektal, yaitu suatu jenis kanker yang bisa tumbuh pada usus besar yaitu kolon ataupun rektum. Anda dapat mengunjungi link https://www.guesehat.com/masalah-ringan-pada-anak-yang-bisa-jadi-adalah-gejala-kanker untuk mengetahui lebih lanjut terkait kanker usus pada anak.

Kanker tersebut umumnya seperti polip yang tumbuh pada sepanjang dinding permukaan di usus besar ataupun rektum. Polip tersebut seiring dengan bertambahnya waktu dapat berkembang menjadi sebuah sel kanker.

Ciri Kanker Usus (Kolorektal)

Untuk ciri-ciri khusus yang menunjukkan seseorang atau anak anda mengalami ciri atau gejala kanker tersebut pada stadium lanjut. Untuk ciri ataupun gejala yang muncul seperti konstipasi, diare, maupun adanya perubahan pada konsistensi feses yang dapat terjadi lebih dari 4 minggu.

Selain itu terdapat darah pada feses yang dikeluarkan, adanya rasa tidak nyaman di sekitar abdomen seperti kram, nyeri, ataupun kembung. Mengalami proses buang air besar yang seperti tidak tuntas, Terasa lemah dan lemas. Kemudian terjadi penurunan berat badan yang tanpa adanya sebab yang jelas.

Untuk mencegahnya terdapat beberapa cara, anda dapat mengunjungi link https://www.goapotik.com/promo/domperidone untuk memperoleh obat yang pas supaya perut anda tidak terasa mual.

Sebenarnya untuk pencegahan kanker hingga saat ini belum bisa diketahui dengan pasti. Akan tetapi beberapa penelitian yang dilakukan menyebutkan bahwa pencegahan kanker khususnya kanker kolorektal bisa dicegah dengan menghindari beberapa faktor risiko seperti mengubah pola makan serta gaya hidup.

Selain itu dapat juga dilakukan dengan menghindari hal-hal yang bisa memicu munculnya kanker seperti radiasi dan juga polusi. Dapat juga dengan mengkonsumsi obat maupun suplemen tertentu guna mencegah munculnya kanker.

Anda juga harus mengetahui penyebab munculnya kanker untuk menghindari kemungkinan munculnya kanker. Spserti yang sering terjadi pada sebagian besar kasus kanker yang biasanya sel kanker tersebut diawali dengan tumbuhnya sel yang abnormal. Yang mana kemunculan tersebut tidak terkendali dan belum diketahui penyebab munculnya secara pasti.

Untuk diagnosis yang bisanya dokter berikan biasanya diawali dengan pemeriksaan kondisi fisik serta gejala. Untuk memperkuat diagnosis, maka serangkaian pemeriksaan lain juga harus dilakukan seperti kolonoskopi, USG, CT scan, biopsi atau pengambilan sampel pada sel yang abnormal, rontgen, serta MRI.

SHARE

Author: verified_user

0 komentar: